Saturday, 21 June 2014

Siapakah Orang Pintar Itu?

IQ tinggi selalu jadi idaman, dimana-mana nilai ijazah tinggi atau diatas rata-rata hingga masuk kualitas cumlaude seakan mendapat prioritas utama untuk masuk didunia kerja dan jenjang pendidikan. Dan siapa juga  yang tidak mau menjadi orang pintar dan cerdas, dimana sering mendapat perhatian extra di sekolah juga dipenuhi kekaguman orang lain. Alhasil, hampir semua orang tua berdoa agar anaknya di anugerahi otak cerdas dan tak jarang juga melakukan ritual khusus. 

Seseorang yang ber-IQ rata-rata dan kategori dianggap bodoh, selalu mendapat porsi tersisihkan, terpinggirkan. Bahkan di instansi pendidikan, kerapkali menerapkan ruang khusus untuk anak-anak didik sesuai dengan nilai kemampuan siswa. Masih dianggap pantaskah hal itu dilakukan, yang katanya sekolah adalah tempat membangun kualitas ahlak para siswa? Jangan-jangan malah memicu kesenjangan sosial, kecemburuan dan perkelahian antar siswa. 

Dalam dunia pendidikan, orang cerdas biasanya masuk jurusan esakta atau Fisika dan Biologi, sedangkan jurusan IPS adalah mereka yang kurang mumpuni dalam hitungan dan ilmiah. Lalu benarkah orang pintar itu selalu mendapat yang terbaik? Silahkan anda berpendapat dan berargument, karena faktanya banyak sekali orang - orang pintar dan cerdas masuk penjara, berhamburan orang berIQ tinggi sering menyalahgunakan kecerdasannya. Dan tidak sedikit orang-orang pintar jadi bawahan untuk orang-orang ber IQ biasa-biasa saja. Seseorang jurusan IPS lebih banyak berhasil dalam dunia usaha ketimbang jurusan IPA. Mereka yang terbiasa mendalami dunia jurusan sosial lebih siap dan mudah beradaptasi dengan dampak sosial yang akan timbul. Mereka biasa bermain spekulasi dalam melakukan sesuatu. Sedangkan orang yang pintar Matematika, sering hitung-hitungan, banyak pertimbangan untung rugi dalam berbuat, hingga akhirnya orang IPS sudah kemana-mana karena kenyang pengalaman, orang IPA masih diam ditempat karena banyak pertimbangan.

Mohon tulisan diatas tidak dijadikan bahan komentar, sebab semua jurusan ada sisi baik dan menarik, ada pula rugi dan untungnya. Cerdas dan bodoh hanya menurut kategori manusia, sukses dan gagal tergantung dari sisi mana kita memandangnya. Fakta menarik menurut Rasulullah SAW tentang " SIAPAKAH ORANG PINTAR ITU ?
".
Ketika Rasulullah Saw ditanya, siapakah orang yang sebenarnya paling cerdas, beliau menjawab,
الكيس من دان نفسه, وعمل لما بعد الموت والعاجز من اتبع هواها وتمني على الله الأماني (رواه الترمذي)
Orang yang cerdas adalah orang yang dapat menundukkan hawa nafsu dan beramal untuk bekal sesudah mati. Sedangkan orang yang lemah adalah orang yang mengikuti hawa nafsunya dan berangan-angan kepada Allah dengan panjang angan-angan (Tuulul ‘amal).
Sahabat Abdullah bin Umar pernah bertanya kepada Rasulullah, ‘‘Ya Rasulullah, mukmin manakah yang paling utama?’’ 
Beliau menjawab, ‘Yang paling baik akhlaknya diantara mereka”. 
Lalu bertanya lagi, ‘‘Mukmin manakah yang paling cerdas?’’. 
Beliau menjawab:
أَكْثَرُهُمْ لِلْمَوْتِ ذِكْرًا وَأَحْسَنُهُمْ لِمَا بَعْدَهُ اسْتِعْدَادًا، أُولَئِكَ أَكْيَاسٌ
“Orang yang paling banyak mengingat mati dan paling baik persiapannya untuk kehidupan setelah mati. Mereka itulah orang-orang yang cerdas.” (HR. Ibnu Majah)

Kenapa orang yang selalu mengingat mati dan mempersiapkannya dengan baik disebut Rasulullah sebagai orang yang cerdas. Karena orang yang selalu mengingat mati adalah orang yang berpikir rasional dan berpikir jauh ke depan dan berusaha selalu mengarahkan seluruh aktivitas hidupnya untuk menghadapi kematian. Selalu ingat mati akan menjadikan manusia memiliki kontrol diri yang sangat efektif. Mampu berbuat dan bertindak terukur, seperlunya, tidak berlebihan. Mengumpulkan harta tidak berlebihan, semakin banyak yang disedekahkan semakin banyak bonus menunggu di kehidupan selanjutnya setelah kematian. Dunia dijadikan sebagai tabungan yang baik untuk di akherat kelak. Semakin mereka berusaha mengejar dan mengutamakan akherat, makin Allah memberikan tempat yang layak pula di dunia.Subhanallah

Masih mempermasalahkan kepintaran dan kebodohan IQ? Mari kita ikuti ajaran Rasulullah, tidak ada yang rugi hanya karena di sebut bodoh atau pintar, itu semua hanya pandangan manusia. Sukses dimata manusia belum tentu sukses dalam pandangan Allah. Alangkah lebih bijaknya bila kepintaran tidak memperdaya orang-orang bodoh, dan lebih bijak lagi bila dianggap bodoh lalu di jadikan support untuk meraih sukses dunia dan akherat, agar termasuk orang cerdas menurut Rasulullah. Silahkan anda memilih dan sembari bertanya SUDAH PINTARKAH AKU ???

semoga bermanfaat

Friday, 20 June 2014

Trend Busana Kaftan ( Couple Kaftan )



Pengaruh dari public figure seringkali menghipnotis para perancang busana dan masyarakat dalam mengadopsi busana yang mereka pakai. Tak jarang busana ala Korea sempat menjadi idola kaum remaja hingga asesoris seperti gaya rambut, gelang, tas dan sepatu. Begitu pula dengan baju kaftan, mereka hadir dalam lengan pendek maupun lengan panjang. Busana yang berasal dari Asia dan ditemui dibeberapa benua eropa ini, tampak terlihat bagus bagi mereka yang memilki ukuran tubuh jumbo atau XL. Dan biasanya size atau ukuran baju kaftan selalu extra jumbo, dengan model tangan batwing seperti kupu-kupu.


Di Indonesia sendiri, baju kaftan muncul dalam berbagai variasi dan motif, dan nuansa batik lebih dominan digunakan karena identik dengan baju nasional Indonesia. Meskipun baju ini sempat menjadi simbol kedudukan dan status sosial pada masa dulu, harga baju kaftan saat ini masih bisa terjangkau oleh berbagai lapisan masyarakat, disesuaikan dengan target pasar yang menggunakan kaos spandek. Meskipun begitu busana kaftan tetap mempertahankan identitasnya sebagai busana bangsawan dengan hiasan warna keemasan seperti bordir dan batu swarovski

Pasar Kaftan kembali menjadi trend saat menjelang lebaran, terutama model baju pasangan atau couple kaftan. Biasanya yang laris manis dipasaran adalah baju couple kaftan yang tidak begitu banyak payet dan bordir, sederhana tapi anggun dan tampak berkualitas. Couple kaftan batik lebih banyak disukai yang berbahan dasar katun dikombinasikan dengan sifon. Bahan dasar lainnya mengikuti selera pasar masyarakat, seperti bahan sifon, ceruty. Sedangkan kaftan bahan sutra, kurang cocok dipadu padankan dengan pernak pernik karena sangat lembut, cenderung rapuh dan sensitif. 

Yuk intip koleksi variasi baju kaftan yang banyak di gemari masyarakat saat ini, saya pilihkan buat anda.
Foto: Best recomended.. Pastel n good looking.....Rania Kaftan bahan ceruty ornament bordir n mote tanpa inner fit XL


 



Set Etnic Couple G90312


Tuesday, 17 June 2014

Bangkit dari Keterpurukan



What we do does not define who we are. What defines us is how well we rise after falling ( by author unknown ). 
"Apa yang kita lakukan tidak mendefinisikan siapa diri kita. Yang mendefinisikan diri kita adalah seberapa cepat kita bangkit setelah jatuh." Pada titik-titik tertentu, kita semua mungkin sempat bertahan pada pengalama-pengalaman yang tampaknya kurang menyenangkan. Tak satupun dari kita kebal dari situasi tersebut. Ketika dihadapkan dengan tantangan yang tampaknya luar biasa, keraguan yang bisa memasuki pikiran, bahkan bisa menggantikan keyakinan, seakan menutup pintu kesempatan kita untuk menangani tantangan apa pun yang ada di hadapan kita.

Ibarat sakit demam, yang dirasa tidak cuma suhu panas tubuh  meninggi tapi  juga disertai sakit kepala dan perasaan kurang nyaman lainnya. Seperti itu pula ketika kesulitan datang, ia menghampiri dengan cara yang berbeda tapi tampak beruntun disertai beragam kesulitan lainya. Dan tak kalah menariknya, berbagai rasa berkecamuk menghantam hati kita, akan menjadi sangat sulit untuk menerima keindahan hidup yang masih berlimpah tepat di samping penderitaan yang dirasakan, pabila kita tidak mampu mengendalikan ego.. Sebab dalam diri kita sebenarnya ada dua orang, pertama adalah ego, dan yang lain adalah rohani diri kita. Untuk mengakses kesadaran spiritual yang lebih tinggi ini, perlu untuk mengontrol ego, memasukkannya ke dalam tempat yang tepat.

Waktu bisa saja kurang bersahabat, hidup ada saatnya di selimuti kegelapan.Walau bagaimanapun, tanggapan kita terhadap kesulitan jauh lebih penting daripada merenungi apa yang tengah terjadi. Tanggapan kita akan menetukan akan menjadi siapa diri kita. Jika kita ingin maju, hidup mungkin akan mendapatkan ujian yang lebih sulit. Semakin menakutkan tantangan maka makin besar pula hambatan, namun makin banyak potensi kita menjadi pribadi yang tumbuh

Mustahil ada seseorang yang mampu tumbuh berkembang, mencapai kesuksesan tanpa adanya rintangan sebelumnya. Gagal, terjatuh justru akan memberikan kita energi untuk mendorong diri kita ketingkat yang lebih tinggi. Kesulitan yang dihadapi dapat menjadi sumber kekuatan yang memungkinkan kita untuk naik diatas kesulitan itu. Seperti kata Albert Einstein  "Di tengah setiap kesulitan terletak kesempatan". Banyak masalah yang tidak masalah sama sekali sebab mereka hanyalah tantangan dimana solusinya belum terealisasikan. 

Sungguh luar biasa Tuhan mengatur segalanya, Terkadang Allah memberi nikmat lewat musibah yang dahsyat, dan menguji sebagian kaum dengan berbagai nikmat. Jangan biarkan diri  dibebani oleh keterbatasan yang ditetapkan oleh pengalaman duniawi ini. Ingatlah selalu bahwa kita adalah makhluk spiritual yang memiliki pengalaman manusia hanya sementara, bukan sebaliknya. Peristiwa-peristiwa tak mengenakkan yang menimpa itulah yang akan mengajarkan kita bagaimana menikmati anugerah.

Bangkitlah dari Keterpurukan
Teruslah bergerak dan tetaplah berkarya

Thursday, 12 June 2014

Jadilah Pemilih Yang Cerdas


Lama-lama bosan juga melihat aksi masyarakat yang super sibuk memposting jagoan capresnya di berbagai tempat. Mulai dari pasar tradisional, facebookers sampai nenek - nenek ikutan nimbrung mempromosikan idola baru calon presiden. Yang tak kalah menariknya, penyebaran gambar dan karikatur kedua capres ini kadang membuat tertawa. Sepertinya rakyat sudah kehilangan selera membuat lawakan atau cerita lucu nan cerdas hingga episode jelang pemilu menjadi ladang empuk buat saling ledek-ledekan.

Ada apa sih kok calon presiden di jadikan bahan guyonan baru. Memangnya berani bila bertemu langsung calon presiden sambil menunjukan rasa anti pati dan kebencian. Lagi pula apa untungnya saling ngotot, sebar fitnah sana sini, sibuk memperkeruh suasana. Media TV, cetak dan online juga mulai tidak objektif dalam menyajikan berita kedua capres ini. Alih-alih mau pemilu damai, malah diberikan peluang buat orang dan negara lain membuat langka keamanan dan kenyamanan di negri yang kita cintai Indonesia.

Bijaklah diri kita dalam memilih dan menentukan hak pilih suara, tanpa harus adu mulut, saling memusuhi sesama teman, kerabat, dsb, hanya karena mereka tidak mendukung pilhan kita. Bukan bermaksud pesimis dan underestimate terhadap kedua capres dan cawapres ini untuk membangun dan mengutamakan rakyat daripada diri sendiri, partai dan sekelompok golongan tertentu. Siapapun yang jadi presiden, berikanlah support yang membangun tidak melulu mencaci, melihat kejelekannya saja. Sampai kapan rakyat Indonesia terus membuat sejarah buruk di setiap akhir masa jabatan pemimpinnya??

Kita sebagai rakyat biasa, sebaiknya berpikir dan bertindak cerdas dalam menghadapi setiap pemilu, dan jadilah pemilih yang cerdas. Tidak ada untungnya juga mengadu domba dan saling memusuhi, sebab walaupun salah satunya gagal menjadi orang nomor satu di Indonesia, mereka tetaplah orang mampu yang berkehidupan diatas rata-rata dengan sejumlah bisnis tersebar dimana-mana. Dan siapapun yang jadi presiden, bukankah kita tetap begini begitu saja, cari uang sendiri, tidak punya uang juga dinikmati sendiri. Mari kita tentukan pilihan, simpan dalam hati dan nyoblos ketika jadwalnya tiba. Pilihlah yang terbaik diantara yang baik, jika tak didapati maka pilihlah yang baik diantara yang buruk. semoga bermanfaat

Monday, 9 June 2014

ARTI AHLUS SUNNAH WAL JAMA’AH DAN SALAFUS SHOLIH

1. Pengertian Ahlus Sunnah Wal Jama’ah.
a. Makna As-Sunnah.
Berkata Ibnu Rajab rahimahullah:”As-Sunnah adalah jalan Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam yang dia berada di atasnya dan juga para sahabat yang selamat dari berbagai macam syubhat (kerancuan) dan syahwat” (Kasyful Kurbah; 11-12).

Imam Al-Alusy dalam kitabnya Ghoyatul Amaany I/428 berkata:”Kata As-Sunnah pada asalnya adalah setiap perkara yang Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam berada di atasnya dan apa saja yang telah beliau sunnahkan atau perintahkan dengannya baik dalam permasalahan ushuluddin (dasar-dasar agama) maupun dalam permasalahan furu’ (cabang-cabang). Kata ini juga (baca: As-Sunnah) digunakan pada setiap perkara yang mana para shalafus sholih berada di atasnya, baik dalam masalah imamah, pengutamaan (diantara para sahabat) maupun menahan diri dari setiap perkara yang para sahabat Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam berselisih padanya”.

Jadi makna Ahlus Sunnah dari definisi di atas adalah orang-orang yang mengikuti sunnah dan berpegang teguh padanya dalam seluruh perkara yang Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam berada di atasnya dan juga para sahabatnya. Oleh karena itu ahlus sunnah yang sebenarnya adalah para sahabat Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam dan orang-orang yang mengikuti mereka sampai hari kiamat”.

b. Sebab Penamaan Ahlus Sunnah.
Berkata Syaikhul Islam Ibn Taimiyah rahimahullah:”Hanya saja mereka dinamakan dengan ahlus sunnah karena mereka mengikuti sunnah beliau shalallahu ‘alaihi wa sallam” (Al-Muntaqa, hal: 90).
Berkata Abu Mudhaffar Isfirayiny:”Tidak ada pada kelompok-kelompok yang ada pada umat ini orang yang paling mengikuti khabar-khabar Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam dan sunnahnya diantara merekamelainkan mereka dinamakan ahlus sunnah” (Tafsir fii Ad-Dien, hal: 167).

c. Makna Al-Jama’ah.
Makna Al-Jama’ah memiliki beberapa pengertian, diantaranya:

- . Jama’atul Muslimin, yakni mereka (kaum muslimin) yang berada di atas sesuatu yang Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabatnya berada di atasnya, sebagaimana dalam Hudzaifah bin Yaman bahwasannya Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
….يلتزم جماعة المسلمين وأمامهم ( البخاري؛ مسلم)
“…engkau berpegang teguh dengan jama’atul muslimin dan imam mereka” (HR. Bukhari; Muslim).

- Sesuatu yang menetapi Al-Haq.
Ibnu Mas’ud radhiallahu anhu berkata:”Al-Jama’ah adalah sesuatu yang menetapi al-haq walaupun engkau seorang diri” (Al-Lalaka’I dalam As-Sunnah; Ibnul Qoyyim Al-Jauziyyah dalam Ighatsul Lahfan 1/70).

-  Al-Jama’ah adalah jika engkau mengutamakan Abu Bakr, ‘Umar, ‘Utsman, dan ‘Ali. Engkau tidak menganggap kurang dari salah seorang sahabat Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam dan tidak juga mengkafirkan manusia (kaum muslimin) dengan perbuatan dosanya. Engkau mensholatkan orang yang mengucapkan Laa Ilaha Illallah dan sholat di belakang mereka serta mengusap kedua khuf-nya ketika berwudlu…” (Al-Intiqa’ fii Fadli Tsalatsatil ‘Aimatil Fuqaha, hal: 163-164).

-  Al-Jama’ah bermakna jama’ah kaum muslimin yang mana mereka berkumpul di bawah satu amir (pemimpin) (Al-I’tishom II/264).
-  Al-Jama’ah berarti juga berpegang teguh dengan tali Allah (Al-Qur’an dan As-Sunnah) secara berjama’ah, tidak terpecah dan berselisih yang membawa kepada pertentangan. Ibnu Tin berkata:”Yaitu menyelisihi Abu Bakr dan ‘Umar”. Dan yang lainnya berkata:”Perselisihan yang membawa pada pertentangan dan fitnah” (Fathul Bari Syarh Shahih Bukhri, 7/73).

d. Sebab Penamaan Ahlus Sunnah Wal Jama’ah.
Imam Abdul Qahir Al-Baghdadi rahimahullah berkata:”Bahwasannya Ahlus Sunnah, sebagiannya tidak mengkafirkan kepada sebagian yang lain. Dan tidak ada diantara mereka perselihan yang menimbulkan sikap bara’ (berlepas diri) diantara mereka dan tidak juga mengkafirkan sesama mereka. Jadi, merekalah ahlul jama’ah yang menegakkan al-haq dan oleh karena itu mereka dinakaman ahlul haq. Mereka tidak terjatuh ke dalam perselisihan dan pertentangan. Tidak ada satu kelompokpun dari kelompok yang menyelisihi sunnah melainkan pasti terjadi diantara mereka pengkafiran sebagian mereka terhadap sebagian yang lain. 

Kelompok-kelompok tersebut seperti Khawarij, Rafidlo, Qodariyah dll. Sehingga apabila berkumpul tujuh orang dari mereka pada satu majelis niscaya mereka berpecah belah, karena pengkafiran sebagian mereka kepada sebagian yang lain” (Al-Farqu Bainal Firaq, hal: 361).
Berkata Syaikhul Islam Ibn Taimiyah rahimahullah:”
…ahlus sunnah dinamakan ahlul jama’ah, karena ahlul jama’ah adalah berkumpul, sedangkan kebalikannya adalah berpecah, walaupun terkadang lafad Al-Jama’ah menjadi satu nama untuk satu kaum yang berkumpul. Dan ijma’ (kesepakatan) adalah dasar yang ketiga yang dipegang atasnya dalam permasalahan ilmu dan agama. Ahlus sunnah selalu mengukur dengan tiga dasar ini (Al-Qur’an, As-Sunnah, dan ijma’) seluruh perkataan dan perbuatan manusia baik lahir maupun bathin yang mempunyai hubungan dengan agama” (Majmu’ Fatawa, III/157).

Jadi Ahlus Sunnah Wal Jama’ah adalah mereka yang mana berada seperti keadaan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam berada padanya, serta para sahabatnya. Mereka berpegang teguh kepada sunnah Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam. Mereka adalah dari golongan sahabat, tabi’in, dan tabi’ut tabi’in serta para imam yang mendapat petunjuk serta orang-orang yang mengikuti mereka. Mereka adalah orang-orang yang istiqomah dalam mengikuti sunnah-sunnah Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam serta mereka adalah orang-orang yang menjauhi perbuatan bid’ah disetiap tempat dan jaman…” (Aqidah Ahlus Sunnah Wal Jama’ah Mafhumuha, khashoishuha, khashaish ahliha, hal: 16. Muhammad Ibrohim Hamad).

e. Sejarah Munculnya Nama Ahlus Sunnah Wal Jama’ah.
Sejarah terjadinya perbedaan nama Ahlus Sunnah Wal Jama’ah dari berbagai kelompok-kelompok ahli bid’ah wal firqoh. Syaikhul Islam Ibn Taimiyah rahimahullah berkata:”Jalan mereka (ahlus sunnah) adalah dienul Islam yang Allah utus dengannya Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallam. Akan tetapi tatkala Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam mengabarkan bahwa umatnya akan terpecah menjadi 73 golongan yang seluruhnya akan masuk Neraka kecuali satu golongan saja –yakni Al-Jama’ah atau dalam hadits yang lain beliau shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:”Mereka adalah orang yang seperti aku dan para sahabatku berada pada hari ini”­- jadilah orang yang berpegang dengan Islam bersih dari macam campuran (pikiran yang sesat) sebagai ahlus sunnah wal jama’ah. Diantara mereka ada orang-orang yang shidiq, para syuhada’ dan orang-orang yang sholih” (Majmu’ Fatawa, III/159).

f. Nama-nama Lain Ahlus Sunnah Wal Jama’ah.
Ahlus Sunnah wal Jama’ah memiliki nama-nama yang banyak, diantaranya adalah:
1. Ahlus Sunnah wal Jama’ah.
2. Ahlus Sunnah tanpa tambahan Al-Jama’ah.
3. Ahlul Jama’ah.
4. Al-Jama’ah.
5. Salafus Sholih.
6. Ahlul Atsar.
7. Ahlul Hadits.
8. Al-Firqatun Najiyah (golongan yang selamat).
9. At-Thoifahul Manshurah (golongan yang akan ditolong Allah pada hari Kiamat).
10. Ahlul Ittiba’ (mengikuti), yaitu memgikuti Al-Qur’an, As-Sunnah, dan Atsar Salafus Sholih. (’Aqidah Ahlus Sunnah Wal Jama’ah Mafhumuha…, hal: 17).

2. Makna Salafus Sholih.
Para ulama berbeda pendapat dalam mendefinisikan makna Salafus Sholih, ada tiga pendapat dalam hal ini, yaitu:
a. Salafus Sholih adalah para sahabat saja.
b. Salafus Sholih adalah sahabat dan tabi’in.
c. Salafus Sholih adalah sahabat, tabi’in dan tabi’u tabi’in. (Wasathiyah Ahlus Sunnah Baina Firaq, hal: 92-94; Lujum Al-Jama’ah, hal: 276-277).

Berkata DR. Kholifah At-Tamimi hafizahullah:”Dan pendapat yang shahih (benar) masyhur dan merupakan pendapat kebanyakan para ulama ahlus sunnah, bahwa yang dimaksud dengan salafus sholih adalah tiga generasi terbaik umat ini yang mana mereka telah direkomendasi oleh Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam dalam sabdanya:“Sebaik-baiknya generasi adalah yang mana aku diutus padanya (sahabat), kemudian setelahnya (tabi’in), kemudian setelahnya (tabi’ut tabi’in)…” (HR. Bukhari; Muslim). Jadi Salafus Sholih adalah para sahabat, tabi’in dan tabi’ut tabi’in”. (Muqtaqodu Ahlus Sunnah wal Jama’ah fii Tauhid Asma’ was Shifat, 1/53-54).

3. Dalil-dalil Wajibnya Mengikuti Salafus Sholih.
Dapat kami sebutkan disini beberapa dalil yang memerintahkan kepada kita untuk mengikuti Salafus Sholih baik dari Al-Qur’an maupun As-Sunnah (Al-Hadits) sbb;

3.1. Al-Qur’an.
Allah Azza Wa Jalla berfirman:
وَالسَّابِقُونَ الأَوَّلُونَ مِنَ الْمُهَاجِرِينَ وَالأَنصَارِ وَالَّذِينَ اتَّبَعُوهُم بِإِحْسَانٍ رَّضِيَ اللّهُ عَنْهُمْ وَرَضُواْ عَنْهُ وَأَعَدَّ لَهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي تَحْتَهَا الأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا أَبَدًا ذَلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ (100) سورة التوبة
“Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama masuk Islam diantara orang-orang Muhajirin dan Anshor dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridlo kepada mereka dan merekapun ridlo kepada Allah dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang besar” (QS. At-Taubah: 100).
Firman-Nya:
وَمَن يُشَاقِقِ الرَّسُولَ مِن بَعْدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُ الْهُدَى وَيَتَّبِعْ غَيْرَ سَبِيلِ الْمُؤْمِنِينَ نُوَلِّهِ مَا تَوَلَّى وَنُصْلِهِ جَهَنَّمَ وَسَاءتْ مَصِيرًا (115) سورة النساء
“Dan barangsiapa yang menentang Rasul sesudah jelas kebenaran baginya, dan mengikuti jalan yang bukan jalan orang-orang mukmin (salafus sholih, pent), Kami biarkan ia leluasa terhadap kesesatan yang telah dikuasainya dan Kami masukkan ia ke dalam Jahannam, dan Jahannam itu seburuk-buruknya tempat kembali” (QS. An-Nasa’: 115).
Ridlonya Allah kepada generasi pertama umat adalah ridlo yang mutlaq, dan Iapun ridlo kepada orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik. (Muqtaqodu Ahlus Sunnah…, 1/56).

3.2. Al-Hadits.
Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:“Sebaik-baiknya manusia adalah pada masaku (sahabat), kemudian setelahnya (tabi’in), kemudian setelahnya (tabi’ut tabi’in)…”(HR.Bukhari; Muslim).
Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:“Telah berpecah belah Yahudi menjadi 71 golongan, dan telah berpecah belah Nashrani menjasi 72 golongan, dan akan terpecah belah umatku menjadi 73 golongan, semuanya akan masuk Neraka kecuali satu”. Sahabat bertanya:’Siapakah dia ya Rasulullah?’, sabdanya:”Barangsiapa yang berada seperti aku dan para sahabatku berada pada hari ini” (HR. Abu Dawud no. 4596-4597; At-Tirmidzi no. 2640-2641; Ahmad 2/332, 3/120, 145, 4/120: Ibn Majah no. 3991-3993. Hadits Shahih Masyhur).

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:“Barangsiapa diantara kalian hidup lama setelahku, maka ia akan melihat pereselisihan yang banyak, maka wajib atas kalian untuk berpegang kepada sunnahku dan sunnah khulafa’ur rasyidin yang mendapat petunjuk setelahku. Gigitlah ia (sunnahku dan sunnah para sahabat) dengan gigi gerahammu. Dan berhati-hatilah dengan perkara yang baru (dalam agama) karena setiap yang baru (dalam agama) adalah bid’ah dan setiap yang bid’ah di Nereka tempat kembalinya” (HR. Abu Dawud no. 4607; At-Tirmidzi no. 2676; Ibn Majah no. 42; Ahmad 4/126,127).
Jahra-Kuwait; 28 Shafar 1428- 17 Maret 2007.
===========================
sumber : Abu Muhammad Abdurrahman bin Sarijan/fb;belajarsunnah

Saturday, 7 June 2014

Nasehat Bijak Nasehat Hidup

Perasaan kuatir tidak akan menghilangkan masalah esok hari, malah akan menghilangkan kedamaian hari ini.. Hadapilah masalah dengan positif!

Kesempatan untuk menjadikan hidup ini lebih baik selalu muncul berulang kali di sekitar kita, hanya saja tidak setiap orang mampu melihatnya

Kadang, kesalahan memang perlu terjadi agar kita lebih mengerti apa yg lebih baik bagi kita



Semua perubahan sulit pada awalnya, berantakan di tengah, tapi akan indah pada akhirnya. Jangan takut akan perubahan

Orang sabar selalu menang, orang tamak selalu rugi.
Orang marah selalu kalah & orang baik selalu diuji

Hidup ini memang banyak pilihan, namun kamu tak harus memilih apa yg terbaik. Kadang kau harus memilih yg cukup membuatmu bahagia

Terkadang, lelah dan kecewa adalah harga yang harus kita bayar untuk membeli bahagia

Saat kau berdo'a untuk orang, Tuhan mendengar & memberkati mereka. Saat kau merasa aman & senang, ingat bahwa ada yg sedang mendo'akanmu

Ketika Tuhan memecahkan masalahmu, kamu percaya pd kemampuanNya; tapi ketika Tuhan tidak memecahkan masalahmu, Dia percaya pd kemampuanmu

Teman lama adalah emas; teman baru adalah berlian! Jika kau mendapat sebuah berlian, jangan kau lupakan sang emas

Semua hal dalam hidup adalah sementara. Jika baik, nikmatilah.. Jika buruk, jangan pula khawatir  semua itu tidak akan lama

Pertemanan seperti sebuah buku. Butuh waktu tahunan untuk menulisnya, namun hanya beberapa menit untuk membakarnya habis

Do'a bukanlah "ban serep" yang sobat keluarkan ketika dalam masalah, do'a adalah "kemudi" yang menunjukkan arah yang tepat

Senyum itu murah tapi tak ternilai dengan rupiah.

Senyum itu tak butuh tenaga tapi besar motivasinya.

Senyum itu hal yang mudah tapi selalu nampak indah.

Senyum itu hal yang biasa tapi bisa jadi spesial.

Senyum itu ibadah yang paling mudah tapi berpahala setara dengan sedekah.

Penuhilah hari-hari mu dengan senyuman agar semua orang ikut tersenyum karenamu

Perasaan kuatir tidak akan menghilangkan masalah esok hari, malah akan menghilangkan kedamaian hari ini.. Hadapilah masalah dengan positif

Seorang buta bertanya, "adakah yg lbh buruk dr hilang penglihatan?"
Menjadi orang yg dapat melihat tanpa visi optimis, itulah lebih buruk

jangan menyerah atas hal yg kamu anggap benar meskipun terlihat mustahil! Selama ada kemauan, Tuhan akan berikan jalan

Banyak orang masuk dan keluar dari kehidupan Anda, tetapi hanya teman sejati yang akan meninggalkan jejak dalam hati Anda" ~Eleanor Roosevelt

Kesalahan selalu dapat dimaafkan, jika si pembuat memiliki keberanian untuk mengakuinya" ~Bruce Lee

Jangan takut mengaku salah, sobat-sobat  dari situlah kita bisa belajar memperbaiki dan berkembang

God doesn't require us to succeed, He only requires that you try.” ~Mother Teresa
Tuhan tidak minta kita jadi sukses, Dia hanya minta kita untuk mencoba dengan serius

Semua orang hebat juga pernah menjadi pemula. Dan kita harus berani mengambil langkah pertama. Jika seandainya  meragukan perjalanan di depan yang tampak masih panjang, dengan segala kesulitan. ..Ingatlah kembali, akan perjalanan panjang yg juga telah kita lalui dengan jerih payah dan kesulitannya sendiri, hingga telah kita capai saat ini  Jangan pernah putus asa di tengah jalan, ya

Knowing is not enough; we must apply. Willing is not enough; we must do." ~Johann Wolfgang Von Goethe

"Mengetahui saja tidak cukup, kita harus menerapkannya. Punya keinginan saja tidak cukup, kita harus mau melakukannya

Jangan tunggu orang lain bersikap ramah kepadamu, tunjukkan dia bagaimana caranya

Penjara terbesar bagi jiwa manusia adalah di mana seseorang selalu memikirkan apa yg dipikir orang lain tentang dirinya

"Kebahagiaan selalu tampak kecil saat Anda memilikinya, tapi coba biarlah kebahagiaan itu pergi, saat itu Anda bisa merasakan betapa besarnya kebahagiaan itu." ~Maxim Gorky

Semua orang memikirkan cara untuk mengubah dunia; tapi tak satupun berpikir bagaimana cara merubah dirinya sendiri

Tak perlu takut tuk meninggalkan siapa saja yang tidak menghormatimu.baik pacar,sahabat,atau bahkan pimpinanmu.sebab di luar sana,masih banyak orang yang mampu menjadikanmu jauh lebih terhormat daripada mereka-mereka yang tidak menghormatimu

Orang yang terlalu berlebihan terhadap urusan mulut dan perut, harga dirinya tidak lebih baik dari kotoran yang keluar dari perutnya

Menolak kadang bukan berarti tak mau. Kamu ingin, tapi tahu; kebahagiaan yang satu itu belum tentu benar dan baik

Kebenaran itu bisa terwujud bila tdk ada kepentingan Pribadi , kebenaran cuman ada satu

Kaetika kita tidak bisa melupakan sesuatu, kejadian, atau seseorang, maka bukan berarti kita tidak bisa terus beranjak maju. Dengan terus melangkah, cepat atau lambat, semua beban kenangan akan tertinggal di belakang

Hidup ini bukan soal pilihan. Karena jika hidup hanya sebatas soal pilihan, bagaimana caranya kau akan melanjutkan hidupmu, jika ternyata kau adalah pilihan kedua atau berikutnya bagi orang pilihan pertamamu

Monday, 2 June 2014

Jangan Berhenti Belajar dan Berkembang, yaa Buu

Tulisan ini saya persembahkan untuk kaum perempuan, terutama ibu - ibu yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga ( IRT ). Saya turut prihatin mendengar berita dari media televisi dimana dikabarkan banyak para ibu menjadi penderita akibat profesi atau tanggung jawab nya sebagai ibu rumah tangga. Penderita yang saya maksudkan disini adalah, menjadi korban kurangnya pengendalian diri, membatasi diri untuk berkembang dan tidak mau belajar.

Ibu, dan juga wanita yang belum menikah.
Menikah itu ibadah dan profesi sebagai ibu rumah tangga itu sangat mulia, juga lebih hebat dari profesi apapun juga. Kenapa dikatakan lebih hebat dan mulia, bu? Seorang ibu bukan hanya bertugas membesarkan dan mendidik anak-anaknya, tidak cuma melayani suami dan mengatur rumah tangga, tapi lebih dari itu, seorang ibu harus ikhlas mengorbankan hidup dan ke-egoisannya untuk mendukung orang-orang yang dicintainya berkembang dan mewujudkan mimpi cita mereka. Benar lho bu, Tidak semua wanita bisa menjadi ibu, tidak semua ibu rela melepaskan karir dan jabatanya sebagai karyawan demi keluarganya. Dan berbahagialah ibu menjadi hamba yang dipilihkan oleh Allah, berjihad untuk keluarga, dipelihara dari dunia luar yang belum tentu baik untuk keimanan, dan menjadi jalan terbaik meraih syurganya Allah.

Ikhlas dan Sabar.
Banyak para ibu muda yang baru menikah dan punya anak satu sudah kewalahan mengurus anak, badan sudah melar sana sini, ada juga ibu yang hanya mempercantik diri sendiri, anak terbengkalai menjadi kurus dan tidak terurus. Yang tidak kalah banyaknya ibu-ibu jadi malas sholat dan ibadah dengan alasan badan kotor dan terkena air kencing anak. Kenapa ya bu? Tugas seorang ibu rumah tangga itu sangat banyak dan berat, bisa jadi 24 jam non stop, coba saja kalau pekerjaan itu dihitung-hitung, belum lagi memikirkan hal lainnya, wach bisa stress  berat. Akan tetapi bila mencoba melakukannya dengan ikhlas dan sabar, pekerjaanya yang tadinya berat akan terasa ringan. Yakin saja dengan Allah bahwa semua ada waktunya, semua ada batasnya.

Menjadi pribadi yang sabar memang tidaklah mudah. Ada - ada saja masalah yang menjadi pemicu kemarahan dan stress, terutama kenakalan anak-anak, kondisi keuangan serta pengaruh lingkungan dan status sosial. di mata masyarakat. Sabar itu bukan hadiah yang sim salabim, ia butuh proses dan pembelajaranya juga bisa didapat dari aktifitas sehari-hari. Jangan sering mengeluh ya bu, perbanyaklah dekat dengan Allah, sebab hanya DIA yang memberi  kekuatan, kemudahan dan jalan keluar. Makin dekat denganNYA, emosi menjadi terarah dan terkendali.

Cerdik dan Cekatan.
Waktu 24 jam sehari semalam terasa kurang bagi ibu rumah tangga. Ditengah tugas dan kewajibannya membangun keluarga, tentu ia butuh waktu istirahat dan memanjakan dirinya sendiri. Disinilah perlunya seorang ibu belajar membagi dan menghargai waktu, terutama bagi ibu yang memiliki anak lebih dari dua orang, bila tidak mampu kerja cerdik dan cekatan, semua bisa terbengkalai dan istilah kerenya " keteteran ". Alangkah lebih bijaknya bila kebiasaan ' 3N : ngumpul, ngegosip dan ngerumpi ' dengan para tetangga dan teman, di ganti dengan kegiatan positif, sebab tidak ada untungnya membicarakan aib orang lain. Banyak waktu tersedia menjadi jalan bagi ibu meraih keberhasilan dalam dunia keuangan, banyak kesempatan tersia-sia begitu saja karena kurang cerdik melihat peluang.

Jangan Berhenti Belajar.
Inilah jenjang pendidikan yang tidak pernah selesai, yaitu belajar menjadi seorang ibu sampai tua. Seorang ibu perlu mengembangkan diri, bukan membatasi diri dengan dunia luar, bukan juga kebiasaan di masa gadis dibawa-bawa setelah menikah.  Anak-anak yang mulai tumbuh dan berkembang, tentu saja membutuhkan wawasan dan banyak nasehat dari ibu yang bijak. Banyak ibu-ibu kesulitan menjawab pertanyaan yang diajukan anaknya seputar pelajaran di sekolah, teknologi, tata cara pergaulan yang baik. Terutama sekali ibu harus banyak membekali ilmu agama supaya anak-anak bisa diarahkan pada pergaulan yang sehat.

Tidak ada alasan untuk berhenti belajar ya bu, tak perlu ada dalih karena ini itu ibu-ibu jadi stress dan mogok berkarya. Tak banyak waktu tersisa untuk menabung ibadah dan berbagi kebajikan. Ibu mampu keluar dari lingkaran yang menghambat diri untuk berkembang, asalkan disertai niat dan ikhtiar. Mari jauhi mendzolimi anak dan diri sendiri, seorang ibu akan mampu kuat dan berdiri tegar bila selalu berusaha mendekatkan diri dengan yang Maha Perkasa. Tidak perlu malu-malu hanya karena berprofesi sebagai ibu rumah tangga.

Seperti kata penulis Tere, Hidup memang harus banyak berkorban. Makin lapang hati memilihnya, makin lega, dan makin indah jalan pengorbanan itu. Lakukan dengan penuh kesadaran, ihklas dan tulus. Biarkan saja orang-orang yang kita cintai berkembang, menggapai mimpi-mimpi terbaiknya, kita memutuskan menjadi jalan terbaik bagi mereka, men-support, mendukung. Nama kita boleh jadi tidak akan diukir di prasasti, nama kita boleh jadi tidak akan diingat siapapun. Tapi kita akan selalu mengukir, mengingat ketulusan pengorbanan yang kita lakukan. Itulah kenapa Ibu rumah tangga amat mulia dan spesial. Mereka adalah pahlawan dalam sebuah pertempuran besar egoisme, keinginan diri sendiri.

Selamat Berkarya Ibu dan Teruslah Bergerak