Showing posts with label Kata Mutiara. Show all posts
Showing posts with label Kata Mutiara. Show all posts

Wednesday, 24 February 2016

Mutiara Kehidupan - Nasehat Diri


Umar -radhiallahu anhu- berkata, " Sahabat yang sholeh adalah karunia terindah setelah keimanan"

Hadirnya sahabat yang mencintai dan kita cintai karena Allah akan membuat semuanya menjadi terarah. Sebab dia tak hanya memberitahu kita jalan yang harus ditempuh, tapi juga bagaimana harus melangkah di jalan itu. Bukankah Jasad anda takkan berjalan sendiri menuju liang lahad


Hadiah terindah untuk seorang sahabat tak selalu dalam bentuk materi.
Kadang ketika engkau menganggapnya ada, mungkin itu lebih dari cukup

penafsiran orang lain tentang dirimu takkan memberi pengaruh apapun tentang siapa dirimu disisi Allah

Pujian manusia itu semu. Bila mereka cinta, mereka akan menghiasimu dengan sejuta sanjungan. Namun bila mereka benci, mereka akan membuatmu lebih buruk dari apa yang ada dalam benakmu

Syaikh Muhammad bin Muhammad Al-Mukhtar As-Syinqity mengatakan:
"Siapa yang membiasakan anggota tubuhnya melakukan amal sholeh diwaktu mudanya, maka Allah akan menjaganya agar tetap kuat hingga masa tuanya."

kita hanya akan berpindah dari satu takdir ke takdir yang lain.
Takdir sebuah pertemuan adalah perpisahan. ..
Yang akan kekal hanyalah yang terjalin karena Allah
Ada Ganti Yang Indah Untuk Setiap Yang Kau Tinggalkan Karena Allah.~

 Kekuatan seorang muslim terletak pada rasa tawakkal dan keyakinannya yang kuat terhadap pertolongan Allah. Sehingga dia tidak perlu khawatir bila suatu saat ada yang menipunya  atau menzoliminya, karena Allah sebaik-baik pembalas tipu daya.

Syaikh Ali pernah mengatakan, "Senyuman tulus kadang lebih bermakna bagi orang lain ketimbang beribu-ribu dinar yang kau berikan dengan angkuh dan jemawa"

Problema dalam hidup ini bagai warna dalam lukisan, kadang kita tak menyukai warna tertentu, namun kita harus membubuhkannya di atas kanvas, agar lukisan kita menjadi indah. Seperti itulah problem dalam hidup. Semua telah ditakdirkan menurut ukurannya masing-masing.
Masaalahpun punya takdirnya sendiri untuk usai.
Tersenyumlah kawan, karena engkau tak sendiri..
Disana ada ribuan orang sepertimu, namun mereka memilih diam, membalut luka dengan senyuman.
Yang tampak tegar dihadapanmu, namun tersungkur khusyuk dalam munajat.

Sesungguhnnya keletihan karena melakukan ketaatan akan hilang, dan tinggallah pahalanya. Dan kenikmatan melakukan maksiat akan hilang dan tinggallah hukumannya.

Separoh hidup ini adalah nikmat, separohnya lagi adalah ujian, diantara keduanya itu manusia memetik pahala atau menuai dosa.
Nikmat membutuhkan syukur, ujian membutuhkan kesabaran, sementara dosa membutuhkan taubat.

Pengenalan yang baik terhadap diri akan membuat kita mengerti titik start yang pas bagi langkah awal untuk menjadi sesuatu, lalu kemana langkah itu kelak diakhiri.
Pengenalan terhadap diri juga kan membuat kita mudah menekan ego ke-akuan yang selalu saja membuat jiwa merontak karena merasa lebih dari orang lain.

Hatimu akan selalu tenang saat engkau tau bahwa pemberian Allah adalah sebenar-benar pemberian, dan penahanannya (atas sebuah pemberian) juga termasuk pemberian

Jika lentera di tanganmu padam. 
Tak ada lagi cahaya terang di sekitarmu. Cobalah angkat kepalamu sejenak, masih ada bintang yang bersinar, masih ada secercah harapan, walau kau harus menahan dinginnya malam.
‪(Muhammad Yusuf Har)

Huruf yang kamu tulis akan tetap ada sebagai saksi walaupun kamu sudah meninggal.
Jadi tulislah dengan tanganmu hal-hal yg kamu angggap baik”
Karena tulisan mengambil hukum ucapan, maka tulisalah yang baik-baik saja.

Adapun buih maka akan pergi sirna begitu saja, dan adapun yang bermanfaat untuk manusia maka akan menetap dibumi “.( QS Ar Ro’d : 17)

Ada sebuah ungkapan menarik dari Aun bin Abdillah bin Utbah –rahimahullah-. Beliau mengatakan, "Aku banyak bergaul dengan orang-orang kaya, maka aku tidak menemukan orang yang paling banyak obsesinya melebihi diriku. Aku selalu melihat tunggangan mereka yang jauh lebih baik dari tungganganku, pakaian mereka yang jauh lebih baik dari pakaianku. Namun setelah mendengar hadits ini aku memilih bergaul dengan orang-orang faqir. Maka akupun merasakan ketenangan dan rehat karena letih mengejar obsesi".

Sebagian orang hadir dalam hidupmu sebagai nikmat. Ada pula yang hadir sebagai ujian.
Maka jagalah setiap nikmat yang kau terima, dan belajarlah dari ujian yang ada.

Pemilik jiwa besar akan memilih memberi maaf saat ia mampu melampiaskan amarah.
Tak heran bila surga seluas langit dan bumi dijanjikan Allah untuk mereka.

Tak perlu gundah saat ada orang yang menyakitimu, menjulukimu dengan berbagai macam julukan atau menuduhmu dengan berbagai macam tuduhan yang tak ada pada dirimu.
Yang terpenting bukan siapa dirimu dihadapan manusia, tapi siapa dirimu dihadapan Allah.
Andai seluruh penduduk dunia memujimu dengan berbagai macam pujian, maka pujian mereka sedikutpun takkan mengangkat derajatmu disi Allah. 
Begitu juga sebaliknya, andai seluruh penduduk dunia menghinakanmu, maka itu takkan merubah kedudukanmu di sisi Allah.
Jangan biarkan dirimu lelah mengejar kasih manusia..
Namun biarkan ia melelah dalam meraih kasih Allah. 
Karena bila Dia mengasihimu, maka semesta juga akan mengasihimu.

Selama engkau bersama Allah, jujur kepada-Nya, Ikhlas dan khusyu' dalam mentaati-Nya, maka tak perlu risau pada setiap yang hilang dan pergi dari hidupmu.
Karena tak ada satupun yang hilang atau pergi dari hidupmu, melainkan Allah telah menyiapkan ganti yang terbaik meski engkau tak pernah memintanya.

Sahabat...
Kita butuh orang yang selalu mengingatkan diri kita tentang Allah. 
Yang selalu mengajak kita untuk mentaati-Nya.
Yang tak segan berkata, "Mari bersama untuk beriman sesaat, karena hati lebih cepat terbolak-balik daripada gelembung air panas dalam periuk". Sebuah kalimat indah yang pernah diucapkan oleh Abdullah bin Rawahah kepada Abu Darda -radhiallahu anhuma-.
Kalimat tersebut selaras dengan ucapan Muadz kepada kawan yang lewat di hadapannya, 
"Mari duduk sejenak untuk beriman sesaat*".
Sahabat..
Berilah ruang untuk nasehat dalam hatimu.

Dahulu, salafussholeh sangat senang terhadap orang yang selalu mengingatkan tentang kekurangan-kekurangan yang ada pada diri mereka.
Adapun saat ini, (biasanya) orang yang paling kita benci adalah orang yang selalu mengingatkan perihal kekurangan-kekurangan yang ada pada diri kita."
(Ibnu Qudamah Al-Maqdisi -rahimahullah-)

Jangan mengabaikan hati. 
Karena hati adalah rumah bagi dua hal paling suci di dunia ini. Yaitu iman dan cinta."
(Syaikh Ali Musthafa Thantawi -rahimahullah-)

sumbertulisan : Ustd,Aan.CT

Tuesday, 15 December 2015

Semua Akan Usai

Alam pada hakekatnya memiliki waktu. Apapun yang terkandung didalamnya, siapapun penghuninya, semuanya memiliki waktu bermula dan berakhir., Kita semua memutari waktu, tak terkecuali matahari-pun meredam malam, saat waktunya bersinar, dan kembali redup menghilang pada waktunya tiba. Dan kita bukanlah seperti matahari dan bulan, pada waktu yang sudah ditentukan tetap kembali bersinar meski waktunya usai. Kalaupun ada pelajaran terbaik dari keduanya,adalah " tetap bersinar meski sendiri, bermanfaat bagi seisi langit dan bumi ".

Kita memiliki keinginan untuk bermula dan berakhir dengan indah akan tetapi kita tidak punya kemampuan akankah keindahan itu berakhir bersama kita. Kepastian saat-saat usai, diluar jangkauan kita sebagai mahluk Allah yang sangat lemah. Apapun aktifitas yang kita jalani, semuanya memiliki waktu untuk usai, dan lagi-lagi kita tidak pernah tahu pasti kapan waktunya berakhir. Sekalipun itu terjadi di lingkungan kerja, sekolah, rutinitas formal lainnya, dimana tempat tersebut memiliki aturan yang harus dipatuhi, tapi masih saja kita tidak mampu mengetahui "kapan persisnya perkerjaan itu selesai, kapan saatnya pulang kerja, ibadah, dan sebagainya. Akan tetapi kita yakin bahwa semua ada waktunya berakhir.

 Kita semua punya taqdirnya untuk usai, hanya waktunya saja yang berbeda. Ya, Tidak ada yang tidak usai.Semua memiliki ending cerita dan entah berakhir bagaimana.  Marah ada selesainya , rindu ada ujungnya, jabatan ada masanya, umur ada matinya. Apalah bedanya datang dan pergi, bahagia dan sedih, bukankah yang membuatnya berbeda adalah karena kita memaknainya, hingga kita sering larut dalam waktunya. Kita hanyalah  seseorang yang ditaqdirkan untuk singgah, merangkai cerita diatas taqdirnya lalu  menutupnya dengan berbagai jenis ending. . Meski ending cerita tidaklah sama, tapi tetap saja kepergian menjadi suatu kepastian, hanya saja yang perlu kita selami, diatas apakah kepergian itu? Entahlah, semoga semuanya berakhir dengan indah, khusnul khotimah (151215)

Friday, 30 October 2015

Malam Akan Berganti Fajar

Jelang Akhir Oktober 2015
Selalu ada sisi menarik setiap kali melewati kegelapan. Mungkin saat itu menyapa, layaknya berjalan dalam gelap namun bukan gelap yang sebenarnya. Seperti halnya diwaktu tak  bercahaya, seakan ada sinar membias warna.
Dan, setiap dari kita pasti pernah mengalaminya, dihujani berbagai kejutan-kejutan yang menyesakan dada, menghanyutkan.  Hingga periode antara gelap dan terang menjadi perjalanan waktu dari tulisan diri, untuk sebuah pengalaman, perbaikan atau malah jadi bahan tertawaan buat diri sendiri.

Buya Hamka pernah berpesan dalam salah satu tausyiahnya Pegangan Hidup
"Apabila orang gelisah pikirannyapun sudah tertumbuk , jalan untuk maju sudah tidak ada lagi. Padahal dalam kehidupan itu manusia tidak akan berjalan diatas jalan yang datar saja yang bertaburkan kembang. Kehidupan itu mendaki, menurun, melereng , berenang, melewati ombak dan gelombang.Itu pasti dalam hidup. Kusut , tak ada kusut yang tak selesai. Keruh, tak ada keruh yang tak jernih. Apabila pikiran kita telah susah lebih dulu maka gelaplah jalan yang akan kita tempuh kemuka dalam kehidupan ini."

Kesulitan disaat memulai menegakkan kebenaran, tegar ditengah gelombang kemaksiatan, kokoh ditengah arus kebohongan dan kepalsuan. seperti orang yang menggenggam bara api. Sisi kanan kiri depan belakang ikut menghantam, kalau bukan karena kasih sayang Allah dan iman yang menyelamatkan, bagaimana mungkin diri kita aman dari arus yang menghanyutkan. Terlalu banyak yang belum kita ketahui tentang hidup ini. Rahasia hidup layaknya sebuah rahasia hati yang tidak bisa diselami oleh akal pikiran, selain Allah.

Kita hanyalah pemain dari sebuah drama, menyusun berbagai kisah lalu menjalaninya, kemudian menutupnya dengan segala jenis ending, diatas taqdir-Nya. Mungkin tak lagi bisa dihitung dengan jari berapa kali kita harus menutup ending cerita menyedihkan. Berbenah diri adalah satunya jalan terbaik daripada menyalahkan keadaan, orang lain atau memojokkan diri sendiri. Akan ada waktunya malam berganti fajar, seiring datangnya mentari pagi. Bukankah setelah kesulitan akan ada kemudahan. Berpikirlah sejenak, bahwa semua ketentuan-Nya itu baik. Selagi masih ada waktu, kita masih punya harapan dan menitip doa agar bisa menyusun kisah kita dengan ending yang baik, indah dalam pandangan-Nya. Semoga

Sunday, 12 July 2015

Mutiara Bijak Dalam Gambar


Gambar kata bijak terbaru ini berisikan mutiara kehidupan. Mutiara bijak dalam gambar. Semoga Allah SWT senantiasa membukakan pintu hati kita untuk menerima setiap nasehat sekalipun itu kurang berkenan di hati kita





























Wednesday, 13 May 2015

Nasehat Penyejuk Jiwa

Jika engkau tak mampu merangkul tangan saudaramu ke surga, paling tidak jangan menjadi jembatan baginya menuju neraka"

Tak perlu bersedih bila kebaikanmu tidak dihargai. Karena bila penduduk bumi tidak menghargaimu, maka ada Allah yang akan memberkatimu."


Kita tidak wajib membahagiakan semua orang. Akan tetapi wajib bagi kita untuk tidak menyakiti seorangpun"

Pada hari kiamat nanti, kita tidak dapat memberi satu pahalapun pada orang yang kita cintai. Tetapi mau tidak mau kita harus memberikannya pada orang yang kita benci. Karena kita pernah mendzoliminya, menghardiknya, atau menggibahinya.

"Jangan pernah merendahkan seorang pendosa yang lemah dihadapan syahwatnya.
Boleh jadi kau tidur dengan perasaan bangga terhadap amalmu, sedangkan dia tidur dengan air mata yang terus membasahi pipinya, sebagai tanda penyesalan atas dosa yang dilakukannya dihadapan Allah. Sehingga Allah berkenan menerimanya karena ketulusan hatinya dan menolakmu karena rasa bangga yang ada pada dirimu."
oleh - ACT El-Gharantaly

Teman terbaik itu adalah: Ketika dunia tersenyum kepadamu, dia tidak akan merasa dengki; dan ketika dunia cemberut kepadamu, dia tidak meninggalkanmu.

Ketinggian adab yang dipelajari manusia adalah: Dia siap untuk mendengar setiap pendapat dan menghargainya. Dan tidak mesti dia harus menerimanya.

Orang shalih mengatakan:
Ajari anakmu al-Qur'an. Kelak al Qur'an itu yang akan mengajarinya segala hal.

Jangan berpikir untuk memperoleh keridhaan semua orang, karena itu adalah perbuatan yang mustahil. Sedangkan para Nabi saja tidak bisa memeroleh hal itu. Bahkan, Allah Subhanahu wa ta'ala yang menciptakan manusia, tapi banyak yang durhaka kepada-Nya.

Orang shalih mengatakan:
Segala sesuatu akan pergi dan tidak akan kembali lagi, kecuali do'a. Dia akan pergi dengan harapan dan akan kembali dengan pemberian.

Setiap kali harga diri seseorang bertambah, setiap kali itu pula pandangan segan setiap mata yang melihat akan meningkat. Oleh : Ust Zulfi Akmal

Diantara tanda anak yang berbakti kepada orang tuanya adalah ia memberi sebelum orang tuanya meminta kepadanya.

Ibadah ibarat air sungai, walaupun mengalir ia hanya mengikuti jalur yang telah dibentuk oleh sungai.

Kata Ibnul Jauzy -rahimahullah-:
المواعظ كالسياط، والسياط لا تؤلم بعد انقضائها، وإيلامها وقت وقوعها
"Nasehat-nasehat itu laksana cemeti. 
Ia tak menyakitkan setelah sentuhannya. 
Menyakitkannya hanya di saat tersentuhnya (kulit) akannya."
[Shaid al-Khaathir]
Dalam Surat al-Ghasyiah, 
disebutkan untuk Nabi:
"Maka berilah peringatan!"
Berilah nasehat.
Sesungguhnya setiap muslim adalah penasehat.

Orang yang mengenal Rabbnya akan mudah masuk ke dalam bilik kasih sayang-Nya.
Sebaliknya, orang yang tidak mengenal Allah tidak tahu sifat-sifat-Nya, ia akan letih sendiri.
Terkadang ia tertawa di saat Allah sedang murka, 
atau berjalan pada saat Allah menghendakinya untuk berhenti. 
juga adakalanya ia melakukan perbuatan padahal pada saat itu Dia memerintahkan 
agar perbuatan itu di tinggalkan. Oleh : Ustadz Armen Halim Naro, Lc Rahimahullah

Seandainya dunia ini bersih dari musibah dan kesedihan, maka sekedar mengingat kematian sudah cukup menjadikan manisnya hidup menjadi pahit.

Yahya bin Sa'id Rahimahullah berkata :
" Sampai kepada kita bahwa barangsiapa yang merendahkan orang yang sudah tua tidak akan mati
sampai Allah mengirim orang yang merendahkannya ketika dia tua".

Tidak ada yang SPECIAL di hari LAHIR. Hari yang SPECIAL adalah hari dimana ALLAH menerima TAUBAT kita
 ~Ust.Maududi Abdullah hafidzahullah~

Aku tak perlu yang sempurna mencintaku, cukuplah kamu sempurna mencintai-Nya dan sewajarnya saja mencintaiku...Jadikan aku sebaik-baik wanita, tuntun aku tanpa lelah, agar bersama kita menuju Jannah-Nya... [Abu Mazaya]

Berkata al-Hasan al-Basri kepada seorang laki-laki :
“Obati hatimu, karena sesungguhnya yang Allah perlukan dari para hamba adalah baiknya hati-hati mereka.”

Janganlah engkau mengira, 'diamnya' seseorang adalah sebuah "kesombongan". Karena bisa jadi diamnya tadi adalah sebuah upaya untuk menekan hawa nafsunya, meredam segala keinginannya, 
mengunyah dan menelan kesombongannya, serta meredam segala amarahnya 

Teman yang membawamu kepada sesuatu (kebaikan) yang akan menghiasi dirimu yang mencegahmu dari apa yang mendatangkan keburukan.Yang membuka bagimu pintu-pintu kebaikan dan menunjukanmu kepadanya. Bila engkau TERGELINCIR, ia pun melarangmu dengan cara yang tidak menjatuhkan kehormatanmu

Seandainya "Hidayah"itu dijual bebas di pasar..
Aku akan memborong semuanya untuk ku dan akan aku bagikan kepada orang-orang yang aku cintai...Namun sayangnya.. "Hidayah" hanya bisa didapatkan oleh orang yang dikehendaki oleh Allah. Yaa Allah .. Karuniakan lah kami Hidayah_Mu..

Perumpamaan orang mukmin seperti tanaman yang selalu diterpa angin, begitu juga orang mukmin selalu terima cobaan," (HR. Bukhari & Muslim).

Kebaikan yang di lakukan akan kembali hasilnya padamu. Kebaikan ibarat benih yang kamu tanam, 
yang tak kamu sangka, tiba-tiba nanti ia menjadi pohon yang besar.Berbuatlah baik; dari perkataan atau perbuatan.

Jika hidup ini pahit, Agama manisannya, Jika hidup ini sempit, Do'a melapangkannya

Walaupun kita tidak boleh ubah apa yang terjadi, namun kita masih boleh pelajari apa yang di beri

Jika kekecewaan membuat diri merasa sakit, maka kesabaranlah yang memberi kita ketenangan

Jangan anggap kebaikan orang sebagai kebodohan yang bisa dimanfaatkan karena disaat orang baik itu terlihat bodoh sesungguhnya ia sedang menilai karakter aslimu

Percayalah..
Bahwa segala yang tertulis untukmu tidak akan hilang atau berpindah dan menjadi milik orang lain. 
Termasuk jodoh. Semua berjalan menurut takdir-Nya. Dan semua akan berakhir indah bersama orang yang tepat di waktu yang tepat.

Setiap penulis akan mati, setiap goresan catatan yang kita tulis, akan tersimpan rapi di sisiNYA. Tulislah sesuatu yang bisa membuatmu bahagia di akherat nanti

Tuesday, 17 February 2015

Nasehat Waktu dan Kehidupan


Seorang teman tidak bisa dianggap teman sampai ia diuji dalam tiga kesempatan; di saat membutuhkan, di belakang Anda, dan setelah kematian Anda. (Ali bin Abi Thalib)

Kemarahan dimulai dengan kegilaan dan berakhir dengan penyesalan. (Ali bin Abi Thalib)
Setiap orang yang sedang disusul oleh kematian meminta lebih banyak waktu. Sementara semua orang yang masih memiliki waktu membuat alasan untuk menunda-nunda. (Ali bin Abi Thalib).

Menyambung tali persaudaraan merupakan perangai orang-orang mulia”
Ali Bin Abi Tholib

Kita menemukan kedermawanan dalam Taqwa (kesadaran akan Allah), kekayaan dalam Yaqin (kepastian), dan kemuliaan dalam kerendahan hati.”
Abu BAkar As-Shidiq

Tidak ada pembicaraan yang baik, jika tidak diarahkan untuk memperoleh ridha Allah swt” (Abu BAkar As-Shidiq)

“Barang siapa masuk ke kubur tanpa bawa bekal,laksana seorang yang mengarungi lautan tanpa perahu”
Abu BAkar As-Shidiq

Orang yang berakal itu bukanlah orang yang mengetahui kebaikan dan keburukan, namun sesungguhnya orang yang berakal itu apabila ia melihat kebaikan maka ia akan mengikutinya dan apabila ia mendapat keburukan ia akan menjauhinya.
- Ibnu Uyainah dalam al-Hilyah

Neraka itu dipagari syahwat (kesenangan-kesenangan), sedangkan surga dikelilingi hal-hal yang tidak disukai (ujian)."
- HR Bukhari

Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullahu,
“Manusia ada dua jenis;
penuntut (ilmu) agama dan pengejar dunia.
Syaitan akan menyuruh penuntut agama kepada syirik dan bid’ah
dan menyuruh pencari dunia kepada syahwat jasmani.”
(Al-Fatawa, XI/670)

Kita semua adalah penunggu
Menunggu mimpi-mimpi yang belum terjaga
Menunggu doa-doa yang belum terijabah
Menunggu harapan-harapan yang masih tersimpan
Menunggu malam berlalu hingga gelapnya sirna
Menunggu masa berlalu hingga berbilang usia
Menunggu rezeki
Menunggu takdir
Menunggu ... Akhir Kehidupan













Monday, 29 September 2014

Nasehat Bijak Tentang Kesulitan

Ketika sebuah masalah datang dalam kehidupan kita dan kita dihadapkan pada pilihan-pilihan yang harus diambil, dan sering dari pilihan yang kita ambil tersebut kita harus melewati suatu transformasi kehidupan yang menyakitkan bagi jiwa dan tubuh kita. Namun ditengah kesulitan tersebut kita harus ingat ada Tuhan yang menyertai kita, ada masa depan yang Tuhan sediakan untuk kita diakhir perjuangan kita
Semua kesulitan sesungguhnya merupakan kesempatan bagi jiwa kita untuk tumbuh” (John Gray)

Tekanan itu sesungguhnya membentuk watak, karakter, dan sekaligus menentukan bagaimana orang bereaksi di kemudian hari
 
Sembilan dari sepuluh orang Amerika yang disurvei Garrett kuatir akan hidup mereka. Tapi ada 2 perbedaan besar bagaimana mereka menghadapi kekuatiran mereka. Yang satu. Mereka membiarkan masalah berkubang dalam kehidupan mereka, tapi yang satunya lagi memfokuskan diri untuk melakukan suatu perubahan yang mereka bisa untuk masyarakat. Dan orang-orang yang terakhir inilah yang merasa bahagia dengan kehidupan.

Permulaan yang buruk tidak menentukan masa depan yang buruk. Bila kita menyerahkan hidup kita kepada Tuhan, Dia dapat mengubah pengalaman masa lalu yang buruk menjadi sesuatu yang indah.

Tuhan tidak pernah menutup satu pintu tanpa membuka pintu yang lain. Tuhan tidak pernah menutup satu kesempatan tanpa membuka kesempatan yang lain. Mengapa Tuhan menutup pintu atau kesempatan? Seringkali Tuhan ingin menarik perhatian kita. Dia ingin agar kita memiliki prioritas yang benar. Bila kita menyimpang dari jalanNya, kita tidak hanya mnghancurkan hati Tuhan, tapi juga menghancurkan hidup kita.

Ketika kita memiliki visi atau tujuan, sangatlah penting untuk kita terus menyadari bahwa ada pihak-pihak yang akan selalu berusaha menggagalkan pencapaian visi tersebut.

kesulitan-kesulitan yang dihadapi oleh manusia itu adalah alamat dari kehidupan,semakin banyak masalah yang anda hadapi dalam hidup ini maka semakin luas pulalah peluang anda untuk hidup yang terbuka bagi anda

Masalah bukan menjadi alasan kita untuk menghindarinya, namun dengan masalah kita menjadi lebih dewasa dan lebih terbuka menghadapi hidup ini.

Bayangkan betapa keringnya hidup bila segala sesuatu muncul begitu saja saat kita inginkan. Hargailah masa susah, karena masa itu berlimpah kesempatan. Bangkitlah menghadapi tantangan pahit, dan hidup kita akan terasa manis.

Agar dapat membahagiakan seseorang,………… isilah tangannya dengan kerja, hatinya dengan kasih sayang, pikirannya dengan tujuan, ingatannya dengan ilmu yang bermanfaat, masa depannya dengan harapan, dan laparnya dengan makanan.!!
(Frederick E. Crane)

Nilai dari seseorang itu di tentukan dari keberaniannya memikul tanggungjawab, mencintai hidup dan pekerjaannya.

Tempat yang tepat untuk meletakkan kekhawatiran Anda sendiri dan kesalahan orang yang Anda kasihi adalah di tangan ALLAH. Karena tangan itu senantiasa terulur untuk Anda setiap saat

Ketika Anda meletakkan masalah-masalah Anda ke tangan Tuhan, jangan pernah memintanya kembali. Pikirkan saja apa yang akan Anda dapatkan setelah Anda meletakkannya ke dalam tangan Tuhan

Kedukaan dan kesedihan bisa menghampiri Anda dalam berbagai cara. Tidak selalu melalui kematian, namun sering kali melalui kesia-siaan hidup orang yang Anda kasihi, melalui berbagai tantangan yang sering kali harus dihadapi dalam hidup ini.

Bagian terbaik dari hidup seseorang adalah perbuatan-perbuatan baiknya dan kasihnya yang tidak diketahui oranglain. (William Wordsworth)

Apa perbedaan antara hambatan dan kesempatan? Perbedaannya terletak pada sikap kita dalam memandangnya. Selalu ada kesulitan dalam setiap kesempatan; dan selalu ada kesempatan dalam setiap kesulitan. (J. Sidlow Baxter)

Dengki itu memakan kebaikan, sebagaimana api membakar kayu. Sedangkan sedekah itu menghapus kesalahan, sebagaimana air memadamkan api. (Hadist Riwayat Ibnu Majah)
 
Apa pun tugas hidup anda, lakukan dengan baik. Seseorang semestinya melakukan pekerjaannya sedemikian baik sehingga mereka yang masih hidup, yang sudah mati, dan yang belum lahir tidak mampu melakukannya lebih baik lagi. (Martin Luther King)

Ada dua macam manusia di dunia ini, mereka yang mencari alasan dan mereka mencari keberhasilan. Orang yang mencari alasan selalu mencari alasan mengapa pekerjaannya tidak selesai, dan orang yang mencari keberhasilan selalu mencari alasan mengapa pekerjannya dapat terselesaikan. (Alan Cohen)

Monday, 1 September 2014

Gambar Nasehat Bijak Terbaru

Disela waktu santai, ada saja aktifitas yang bisa dilakukan, seperti membuat gambar kata mutiara seperti dibawah ini. Sepertinya pekerjaan iseng dan kurang berharga, cuma inilah salah satu alternatif terbaik yang bisa dikerjakan daripada obrol chating tidak karuan, menghabiskan waktu dan pikiran. Sesuatu mungkin tampak kecil dalam sudut pandang, dan akan peroleh pahala dan manfaat bila kreatifitas bernilai ibadah semata karena Allah. Mari kita berbagi, saling mengingatkan meski hanya dalam bentuk tulisan dan gambar.