Sunday, 22 February 2015

3 Tingkat Keyakinan, Ilmul Yaqin, Ainul Yaqin, Haqqul Yaqin

Sepanjang perjalanan kehidupan, seorang hamba senantiasa dituntut untuk berusaha menjaga, memperbaiki dan meningkatkan kualitas iman dan ketakwaan dalam menghambakan diri kepada Allah swt. Kita harus terus meningkatkan mutu keyakinan kepada Allah, agar Allah juga selalu yakin untuk memberikan apa pun yang kita minta dan yang tidak kita minta. Untuk mencapai keyakinan Haqqul Yakin,  semuanya melalui proses belajar ilmu, tidak hanya sekedar mendengar " kata orang".


Tingkat Keyakinan seorang hamba Allah dibagi menjadi 3;

1. Ilmul Yaqin
Ilmul yaqin adalah orang yang menyakini segala sesuatu berdasarkan ilmu.Seseorang yang beragama pada tingkat ini hanyalah yakin karena “kata orang”. Maka ia pun akhirnya menerima saja apa yang dikatakan oleh orang-orang tanpa melakukan penyelidikan atau mendalami secara sungguh-sungguh agamanya sendiri.  Contoh: Air laut, ia hanya mengetahui dari orang atau dari buku bahwa rasa air laut itu asin.

2. Ainul Yaqin
 Pada tingkatan Ainul Yaqin dimana keyakinan seseorang yang telah menyaksikan apa yang selama ini ia yakini melalui ilmunya. Dan ia baru yakin setelah melihat langsung dan merasakan sendiri bahwa air laut memang rasanya asin.
Sayyidina Abu Bakar As Siddiq ra.:

مَا رَأَيْتُ شَيْئًا إِلاَّ وَرَأَيْتُ اللهَ فِيْهِ
"Tiadalah aku melihat sesuatu, kecuali aku melihat Allah pada sesuatu tersebut"

Ucapan Sayyidina Umar bin Khattab ra.:

مَا رَأَيْتُ شَيْئً إِلاَّ وَرَأَيْتُ اللهَ قَبْلَهُ
"Tiadalah aku melihat sesuatu, kecuali aku melihat Allah sebelumnya"

Ucapan Sayyidina Usman bin Affan ra.:

مَا رَأَيْتُ شَيْئًا إِلاَّ وَرَأَيْتُ اللهَ بَعْدَهُ
"Tiadalah aku melihat sesuatu, kecuali aku melihat Allah sesudahnya".

3. Haqqul yaqin
Haqqul yaqin adalah kemantapan dalam pendirian yang kokoh setelah ia mengetahui kemudian ia melihat dengan penyaksian kebenarannya lalu kemudian tertanam penuh dalam hatinya. Pencapaian yang tertinggi ini menutup segala celah keraguan di dalam hati seseorang.

SEGALA SESUATU APAPUN YANG TERLIHAT, TIDAK ADA YANG ADA MELAINKAN ILMU ALLAH TA’ALA, SEGALA SESUATU APAPUN YANG TERDENGAR TIDAK ADA YANG ADA MELAINKAN KALAM ALLAH TA’ALA, DAN TIDAK ADA YANG TERASA MAUPUN DIRASAKAN MELAINKAN SIRRULLAH (ZATULLAH)”
#berbagai sumber

Keistimewaan Kata Sabar

Sabar menjadi salah satu modal utama yang harus di miliki setiap manusia. Perjalanan waktu yang berisi masalah, susah senang, manis pahit, suka atau tidak, sabar menjadi salah satu alternatif terbaik dalam menyelesaikan polemik hidup dan bersamanya kita akan selalu dibimbing diatas kebenaran

Sabar, kata yang ringan diucapkan namun sulit dilakukan. Sabar tak hanya sebatas menahan diri, melawan nafsu, namun sabar merupakan benteng kokoh dari suatu kemenangan, sekaligus menjadi cahaya bagi seorang mukmin. Dimana dengan kesabaran mampu menstabilkan jiwa seseorang kearah perbaikan dan lurus dalam berniat. Secara etimologis, sabar berarti menahan kalbu atas ketentuan Allah, menahan lisan dari berkeluh kesah, menahan anggota badan dari perbuatan maksiat

Dalam al-Qur’an dan as-Sunnah, kata sabar disebutkan dalam beberapa bentuk lafadz ;
1. Shabr ( صَبْرٌ ): kesabaran yang dilakukan dengan mudah.
2. Tashabbur ( تَصَبُّرٌ ): kesabaran yang dilakukan dengan upaya dan perjuangan.
3. Ishthibar ( اِصْطِبَارٌ ): puncak dari tashabbur ( تَصَبُّرٌ ). Maksudnya, puncak dari kesabaran yang dilakukan dengan upaya dan perjuangan.
4. Mushabarah ( مُصَابَرَةٌ ): kesabaran yang dilakukan di medan laga saat berhadapan dengan musuh. 

 Sabar keterkaitannya dengan Allah dibagi menjadi tiga,
1. Sabar dengan Allah  ( ashshabru billah). Maksudnya, memohon pertolongan, dan berkat pertolongan dari Allah dalam meraih kemenangan 
2. Sabar karena Allah ( ashshabru lillah). Maksudnya, kesabaran yang dilakukan karena kecintaan kepada Allah,bukan untuk menonjolkan diri, ingin dipuji orang, dan tujuan buruk lainnya.
3. Sabar bersama Allah  (ashshabru ma’allah).
Artinya, kesabaran seorang hamba bersama syariat Allah dan segala ketentuan hukum-Nya Hidupnya selalu dikendalikan oleh syariat dan hukum tersebut, kapan saja dan di mana saja ia berada.

Dalam kehidupan  ulama mengklasifikasi sabar menjadi tiga,
1. Sabar di atas ketaatan kepada Allah Subhanahu wata’ala, dengan selalu mengerjakan segala perintah-Nya Subhanahu wata’ala.
2. Sabar dari perbuatan maksiat,  selalu menahan diri dari segala yang dilarang oleh Allah Subhanahu wata’ala.
3. Sabar atas segala musibah yang menimpa. 


http://asysyariah.com/kajian-utama-rahasia-di-balik-kata-sabar/

Tuesday, 17 February 2015

Jenis Zakat dan Cara Menghitungnya

Pemilik harta harus mengeluarkan zakatnya, dan boleh orang lain menyumbang dengan mengeluarkan zakat untuknya. Jika anda memiliki emas, sedangkan anda tidak memiliki uang, lalu suami anda atau bapak anda juga tidak bersedia menyumbang untuk membayar zakat anda, maka anda harus mengeluarkan zakatnya dari emas tersebut, atau anda jual sebagiannya untuk membayar zakat. 

Zakat Emas atau Perhiasan
Emas yang tidak dipakai adalah perhiasan emas yang tidak digunakan atau sekalipun dipakai hanya sekali setahun.Dengan demikian jika seseorang menyimpan selama setahun, seberat 85 gram atau lebih,ia wajib mengeluarkan zakat emas tersebut. (Ada yang menyebutkan bahwa nishab emas adalah 94 gram. Akan tetapi ,disini mengambil pendapat Yusuf Al-Qardhawi yang telah melakukan penelitian dan perhitungan dinar dengan kesimpulan bahwa timbangan baru yang benar adalah 85 gram). Adapun kadar zakat harta simpanan selama setahun tersebut adalah 2,5% dihitung dari nilai uang emas tersebut.

Contoh Perhitungan:

Emas 120 garam dipakai dalam aktivitas sehari-hari sebanyak 15 gram, zakat yang wajib dikeluarkan oleh wanita tersebut adalah 120 gram - 15 gram =105 gram. Jika harga emas = Rp.210.000,00 / gram, zakat yang harus dikeluarkan sebesar 105 x 210.000 x 2,5% = 551.250,00.

Untuk perak, jika seseorang memiliki perak simpanan melebihi nisab, yaitu 672 gram, misalnya mempunyai 850 gram dan harga peraknya Rp. 50.000 per gram, maka zakatnya adalah 2,5 % x 850 x Rp.50.000 = Rp. 1.062.500,-
Untuk logam mulia lainnya seperti platina dan batu permata (intan, berlian), jika telah mencapai nisab senilai 85 gram emas murni, wajib dikeluarkan zakatnya sebesar 2,5%.

Zakat Binatang Ternak

Binatang ternak yang wajib dizakati adalah binatang ternak yang digembalakan dan diharapkan dapat berkembang dari pembiakannya. Binatang ternak untuk alat kerja, seperti sapi atau kerbau untuk membajak sawah, kuda untuk delman atau digunakan sebagai kendaraan (ditunggangi) tidak wajib dizakati.

Contoh Perhitungan :
Jika seseorang memiliki 389 ekor kambing, maka yang 300 ekor zakatnya adalah 3 ekor, yang 89 ekor belum diperhitungkan, menunggu sampai genap 100 ekor. Misal, harga kambing di pasaran adalah Rp. 600.000/ekor, maka si pemilik wajib mengeluarkan zakat 3 x Rp.600.000 =Rp. 1.800.000.

Untuk susu yang dihasilkan sapi atau biri-biri, dihitung seperti zakat pendapatan, bukan zakat ternak.

Zakat Uang
Cara menghitung zakat uang

Jika harta seseorang senilai 85 gram emas dengan hitungan nilai pada saat dia mengeluarkan zakat sesuai dengan nilai mata uang Negara orang yang membayar zakat, ia harus mengeluarkan zakat sebanyak 2,5%, setelah setiap putaran tahun hjiriah dan harta sampai satu nishab.
Diasumsikan jika per gram emas Rp.210.000,00 x 85 = Rp.17.850.000,00, ia wajib mengeluarkan zakat sebanyak 2,5% yaitu Rp.446.250,00

Contoh kasus:
Seseorang mempunyai harta sebanyak Rp.20.000.000,00 setelah satu tahun putaran ia harus mengeluarkan zakat sebesar Rp.20.000.000 x 2,5% = Rp.500.000,00.

Zakat  Profesi

Zakat profesi memang tidak dikenal dalam khasanah keilmuan Islam. Oleh karena itu, hasil profesi yang berupa harta dapat dikategorikan kedalam zakat harta (simpanan/kekayaan). Dengan demikian, hasil profesi seseorang apabila telah memenuhi ketentuan wajib zakat, ia wajib menunaikan zakat.
Ada perbedaan dalam penentuan nishab zakat profesi.ada yang menyebutkan sama dengan nishab pertanian, ada pula yang menghitungnya dengan nishab emas 85 gram dan besar zakatnya ialah 2,5%. Akan tetapi, untuk mempermudah perhitungan, dipilih standar emas senilai Rp.210.000 x 85 gram = Rp.17.850.000,00. Meskipun demikian, ada dua pendapat yang berbeda dalam menentukan nishab ini, yaitu apakah dari jumlah penghasilan kotor selama setahun atau dari penghasilan bersih dipotong dengan biaya kebutuhan pokok.

Dalam Fiqhuz Zakah, Dr.Yusuf Al-Qardhawi menyebutkan bahwa untuk mereka yang berpenghasilan tinggi dan terpenuhi kebutuhannya serta memiliki uang lebih, akan bijaksana jika membayar zakat dari penghasialan kotor sebelum dikurangi dengan kebutuhan pokok. Misalnya anda bergaji 200 juta setahun, sedangkan kebutuhan pokok anda perbualan sekitar 2 juta atau setahun 24 juta. Jadi, ketika menghitung pengeluaaran zakat, hendaknya dari penghasilan kotor itu dikalikan 2,5%. Sebaliknya jika anda memiliki gaji pas-pasan, bahkan kurang memenuhi standar kehidupan, seandainya anda diwajibkan zakat, penghitungannya diambil dari penghasilan bersih setelah dikurangi hutang dan kebutuhan pokok lainnya. Jika sisa penghasilan mencapai nishab dalam setahun ( Rp.17.850.000,00), barulah mengeluarkan zakat sebesar 2,5% dari penghasilan bersih itu. 

Saat ini harga kebutuhan pokok naik sehingga diperkirakan rata-rata perbulan biaya hidup keluarga yang berjumlah 5 orang terdiri dari ayah,ibu,dan 3 anak adalah Rp.1.500.000 x 12 bulan = Rp.18.000.000,00.
Untuk mencapai nishab, minimal penghasialan pertahun adalah Rp.18.000.000.+ Rp.17.850.000 = Rp.35.850.000 : 12 = Rp.2.987.500. Jadi, seseorang yang mempunyai penghasilan 3 juta perbulan sudah mencapai nishab. 

Contoh penghitungan:
Nishab sebesar 85 gram emas, asumsi harga emas Rp.210.000.
Jadi nilai nishab sebesar 85 x Rp.210.000 = Rp. 17.850.000,00
Jumlah pendapatan perbulan Rp.3.000.000,00
Penghitungannya adalah Rp.3.000.000 x 12 = Rp.36.000.000,00
Pajak yang harus dikeluarkan jika dikeluarkan pertahun adalah Rp.36.000.000 x 2,5% = Rp.900.000,00. 
Jika dihitung perbulan, yang harus dikeluarkan zakatnya adalah Rp.3.000.000 x 2,5% = Rp.75.000,00 atau sama dengan Rp.900.000 : 12 = 75.000,00.

Zakat Fitrah
Zakat fitrah dikeluarkan pada waktu bulan Ramadhan.

Contoh Perhitungan :
Seorang kepala keluarga memiliki seorang istri, 3 orang anak, dan satu orang pembantu. Makanan sehari-hari mereka adalah beras seharga Rp. 10.000/kg. Berapa ia harus mengeluarkan zakat fitrah ?

Keluarga tersebut berjumlah 6 orang, tiap orang adalah 1 sha' atau 2,5 kg, jadi harus dikeluarkan zakat fitrah berupa beras (kelas Rp. 10.000) sebanyak 6 x 2,5 = 15 kg atau jika diganti uang menjadi 15 kg x Rp.10.000 = Rp. 150.000.

Zakat Hasil Pertanian
Nisab (jumlah hasil minimal) adalah seharga 750 kg beras, dengan kadar 5 % (jika airnya sulit) dan 10 % (jika airnya mudah).

Contoh Perhitungan:
Jika hasil pertanian (seperti tanaman hias, buah-buahan, sayur-sayuran) nilainya waktu dipetik sama atau lebih besar dari 750 kg beras atau 1.350 kg gabah, wajib dikeluarkan zakatnya sebesar 5 %.

Misal harga beras sekarang adalah Rp. 10.000/kg, maka jumlah minimal (nilainya 750 x 10.000 = Rp. 7.500.000) perlu dikeluarkan zakatnya sebesar 5 %.
Kemudian kita hitung hasil bersih panenan kita (setelah dikurangi kebutuhan minimal, biaya hidup keluarga, uang sekolah anak-anak, rekening listrik, dan lain-lain) ternyata masih tersisa Rp. 10.000.000 (yang berarti telah mencapai atau lebih dari nisab, yaitu Rp. 7.500.000), maka besar zakatnya adalah 5 % x Rp. 10.000.000 = Rp.  500.000,-

Zakat Perusahaan, Perdagangan, Industri dan Jasa

Meliputi semua jenis sektor usaha, antara lain :

a. Industri, seperti pabrik semen, pabrik pupuk dan sebagainya
b. Usaha perhotelan, hiburan, restoran, dan sebagainya
c. Perdagangan ekspor, kontraktor, real estate, percetakan, pasar swalayan, clan sebagainya
d. Jasa, seperti konsultan, notaris, travel biro, transportasi, salon, pergudangan, dan sebagainya
e. Usaha perkebunan, perikanan, peternakan, dan sebagainya

Diperhitungkan dari aktiva lancar sesuai neraca tahunan, yak­ni uang yang ada di kas dan bank, Surat-Surat berharga, dan persediaan dikurangi kewajiban-kewajiban yang harus dibayar, dengan nisab 85 gram emas murni dan kadar 2,5 %.

Contoh Perhitungan:

Kas
Rp.
10.000.000,-
Bank
Rp.
50.000.000,-
Surat Berharga
Rp.
25.000.000,-
Persedian Bahan Baku
Rp.
175.000.000,-
Persedian Barang Jadi
Rp.
100.000.000,-

Rp.
360.000.000,-
Rekening yang belum dibayar
Rp.
150.000.000,-
Pajak
Rp.
22.000.000,-
Pajak Perseroan
Rp.
78 .000.000,‑


Rp.
250.000.000,-
Aktiva Lancar Berseih
Rp.
110.000.000,-
Maka zakatnya adalah Rp. 2,5% x Rp. 110.000.000,- = Rp. 2.750.000,-
(source : krakatausteel, FB)

Nasehat Waktu dan Kehidupan


Seorang teman tidak bisa dianggap teman sampai ia diuji dalam tiga kesempatan; di saat membutuhkan, di belakang Anda, dan setelah kematian Anda. (Ali bin Abi Thalib)

Kemarahan dimulai dengan kegilaan dan berakhir dengan penyesalan. (Ali bin Abi Thalib)
Setiap orang yang sedang disusul oleh kematian meminta lebih banyak waktu. Sementara semua orang yang masih memiliki waktu membuat alasan untuk menunda-nunda. (Ali bin Abi Thalib).

Menyambung tali persaudaraan merupakan perangai orang-orang mulia”
Ali Bin Abi Tholib

Kita menemukan kedermawanan dalam Taqwa (kesadaran akan Allah), kekayaan dalam Yaqin (kepastian), dan kemuliaan dalam kerendahan hati.”
Abu BAkar As-Shidiq

Tidak ada pembicaraan yang baik, jika tidak diarahkan untuk memperoleh ridha Allah swt” (Abu BAkar As-Shidiq)

“Barang siapa masuk ke kubur tanpa bawa bekal,laksana seorang yang mengarungi lautan tanpa perahu”
Abu BAkar As-Shidiq

Orang yang berakal itu bukanlah orang yang mengetahui kebaikan dan keburukan, namun sesungguhnya orang yang berakal itu apabila ia melihat kebaikan maka ia akan mengikutinya dan apabila ia mendapat keburukan ia akan menjauhinya.
- Ibnu Uyainah dalam al-Hilyah

Neraka itu dipagari syahwat (kesenangan-kesenangan), sedangkan surga dikelilingi hal-hal yang tidak disukai (ujian)."
- HR Bukhari

Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullahu,
“Manusia ada dua jenis;
penuntut (ilmu) agama dan pengejar dunia.
Syaitan akan menyuruh penuntut agama kepada syirik dan bid’ah
dan menyuruh pencari dunia kepada syahwat jasmani.”
(Al-Fatawa, XI/670)

Kita semua adalah penunggu
Menunggu mimpi-mimpi yang belum terjaga
Menunggu doa-doa yang belum terijabah
Menunggu harapan-harapan yang masih tersimpan
Menunggu malam berlalu hingga gelapnya sirna
Menunggu masa berlalu hingga berbilang usia
Menunggu rezeki
Menunggu takdir
Menunggu ... Akhir Kehidupan













Monday, 16 February 2015

Sekilas Wajah Ketapang Kalimantan Barat

Ketapang merupakan sebuah kota kabupaten terluas di propinsi Kalimantan Barat, dengan luas wilayah 31.240,74 km². Pusat kota yang terletak di tepi Sungai Pawan ini memiliki pantai yang memanjang dari selatan ke utara dan sebagian pantai yang merupakan muara sungai, berupa rawa-rawa. Bila saja anda berkunjung ke daerah ini, betapa banyaknya sumber ikan air tawar seperti ikan belida, ikan tapah berukuran besar dan ikan air laut sungguh-sungguh menjadi sumber ikan yang masih segar.

Ketapang memilki sebuah tugu yang dikenal dengan Tugu Ale-ale, sejenis kerang berkulit halus. Dengan penduduk yang multi etnis, suku Dayak, Jawa ( Madura), Melayu dan Tionghoa, menjadikan kota ini mulai mengalami perkembangan pesat. Beberapa perusahaan berskala besar, seperti perusahaan tambang, perkebunan sawit dan bahkan akan memiliki sebuah perusahaan besar yang bergerak di bidang pembuatan bahan body pesawat terbang, akan menjadikan kabupaten ini makin banyak dilirik investor asing.

Wisata
Sebagai daerah yang memiliki banyak pantai, sudah selayaknya pemda Ketapang harus berbenah diri untuk menjadikan kotanya sebagai tempat nyaman berwisata. Pantai Tanjung Belandang, Pantai Cilincing, dsb sangat membutuhkan perhatian khusus untuk menambah APBD daerah ini. Pantai Pasir Mayang, Wisata Pulau Datuk yang berlokasi di kec. Sukadana Kabupaten Sukadana merupakan sebuah pemekaran dari kabupaten Ketapang.

Listrik Sering Padam dan Sulit BBM, Sembako Mahal
Inilah salah satu masalah yang sering di keluhkan masyarakat Ketapang, listrik sering padam dan kesulitan membeli bahan bakar minyak di SPBU. Hampir setiap minggu, bahkan setiap hari, penduduk disini akan mengalami pemadaman listrik, kadang setiap hari bisa 3x. Belum termasuk SPBU-nya yang bermasalah. SPBU di Ketapang mulai buka jam 07.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB, jangan berharap diluar jam tersebut anda bisa membeli BBM. Belum termasuk harga sembako seperti minyak goreng yang relatif tinggi. Miris sekali, mengapa sebuah daerah yang memilki banyak perusahaan perkebunan sawit, masyarakatnya harus membayar mahal untuk membeli minyak goreng.

Berikut ini beberapa gambar wisata Pantai Pasir Mayang dan Wisata Pulau Datuk di Kabupaten Sukadana








Saturday, 24 January 2015

Pantai Tanjung Belandang dan Cilincing Ketapang

Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat memiliki wisata alam pantai yang masih perawan. Seperti pantai Tanjung Belandang dan pantai Cilincing, dua keindahan kekayaan alam ini belum banyak tersentuh pengelolaan sebagaimana layaknya tempat berwisata. Pemerintah daerah belum cukup merespon untuk mengelolanya sebagai devisa untuk kabupaten Ketapang

Pantai Cilincing Ketapang
Pantai ini berada di kecamatan  Benua Kayong, tidak jauh dari pusat kota Ketapang. Untuk menuju pantai Cilincing melalui jalan darat bergelombang. Bagi yang menggunakan kendaraan roda empat, harus parkir sebelum jembatan kayu penyebrangan menuju pantai.

Tampak berjejer perahu ketek para nelayan di pinggir jembatan penyebrangan, mereka belum bisa kelaut karena cuaca buruk, air pasang, hujan dan gelombang laut sedang tinggi. Alami, kesan itulah yang pertama kali muncul dibenakku menyaksikan pemandangan sisi pantai Cilincing. Sepertinya tempat ini lebih banyak digunakan nelayan dan wisatawan untuk mencari ikan. Pantai ini belum dikelola dengan baik, tidak terawat dan terkesan bukan sebagai tempat wisata yang nyaman.

Pantai Tanjung Belandang
Hampir mirip dengan pantai Cilincing, akses melalui jalan darat bergelombang. Berada di kecamatan Muara Pawan, dan kendaraan bisa langsung parkir di dekat pantai. Wach...menarik sekali melihat gelombang laut yang sedang pasang, dimana suara deburan ombak dan semilir angin menghipnotis siapapun yang berkunjung kesana, bahkan kami pun harus berteriak satu sama lain saat berbicara. Bila saja pantai ini di rawat dan di dikelola dengan baik, bukan tidak mungkin pantai Tanjung Belandang menjadi salah satu tempat wisata yang paling menarik di Indonesia.


Thursday, 16 October 2014

Amalan Pelebur Dosa



Tidak ada dosa yang tidak terampuni oleh Allah bila hambaNYA sungguh-sungguh berniat hijrah kearah yang lebih baik. Sebagaimana Allah Yaa Rahman Yaa Rahim senantiasa menawarkan berbagai amalan kebaikan untuk pelebur dosa hambanya. Apa sajakah amalan pelebur dosa tersebut?


1. TAUBAT
“Barang siapa yang bertobat sebelum matahari terbit dari barat, niscaya Allah akan mengampuninya” (HR. Muslim, No. 2703.)
“Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla menerima tobat seorang hamba selama ruh belum sampai ke tenggorokan” .

2.Sedekah
sedekah, baik yang dilakukan dengan terang-terangan maupun secara sembunyi-sembunyi. Allah berfirman, “Jika kamu menampakkan sedekah(mu) maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikan itu lebih baik bagi kamu. Dan Allah akan menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan-kesalahanmu, dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan,” (QS
al-Baqarah: 271).

Rasulullah saw bersabda, “
…sedekah itu mematikan (melebur) kesalahan dan takwa itu membunuh kesalahan seperti air memadamkan api,” (HR Thabrani).

3.Jihad
Jihad  di jalan Allah yang dilakukan dengan ikhlas bisa melebur dosa. Baik yang dilakukan dengan harta maupun jiwa. Allah berfirman, “…(yaitu) kamu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan berjihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagi kamu jika kamu mengetahui, niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosamu dan memasukkan ke dalam surga…” (QS ash-Shaff: 11-12).

4. Zikir / Senantiasa Ingat Allah 
“Inginkah kalian aku tunjukkan kepada amalan-amalan yang terbaik, tersuci disisi Allah, tertinggi dalam tingkatan derajat, lebih utama daripada mendermakan emas dan perak, dan lebih baik daripada menghadapi musuh lalu kalian tebas batang lehernya, dan merekapun menebas batang leher kalian. Mereka berkata: “Tentu”, lalu beliau bersabda: Zikir kepada Allah Ta`ala” HR. At Turmidzi, No. 3347.

5. Menyambung Tali Silaturohim
Silaturahmi itu tergantung di `Arsy (Singgasana Allah) seraya berkata: “Barangsiapa yang menyambungku maka Allah akan menyambung hubungan dengannya, dan barangsiapa yang memutuskanku maka Allah akan memutuskan hubungan dengannya” HR. Bukhari, Juz. X/No. 423 dan HR. Muslim, No. 2555.

Banyak amalan lain yang bisa melebur dosa, seperti puasa, sholat jamaah, bahkan sakit dan musibah yang menimpa seorang mukmin mengandung hikmah yang merupakan rahmat dari Allah Ta’ala. Imam Ibnul Qayyim berkata : “Andaikata kita bisa menggali hikmah Allah yang terkandung dalam ciptaan dan urusan-Nya, maka tidak kurang dari ribuan hikmah. Namun akal kita sangat terbatas, pengetahuan kita terlalu sedikit dan ilmu semua makhluk akan sia-sia jika dibandingkan dengan ilmu Allah, sebagaimana sinar lampu yang sia-sia dibawah sinar matahari. Dan inipun hanya kira-kira, yang sebenarnya tentu lebih dari sekedar gambaran ini”. (Syifa-ul Alil fi Masail Qadha wal Qadar wa Hikmah wa Ta’lil hal 452).